Jumat, 02 Agustus 2013

Yang Lalu Biarlah Berlalu

Mengingat dan mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas nestapa dan kegagalan di dalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu, sama artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yg belum terjadi.

Bagi orang yg berpikir, berkas2 masa lalu akan dilipat dan tak pernah dilihat kembali. Cukup ditutup rapat2, lalu disimpan dalam 'ruang' penglupaan, diikat dg tali yang kuat dalam 'penjara' pengacuhan selamanya. Atau,  diletakkan di dalam ruang gelap yg tak tertembus cahaya. Yang demikian, karena masa lalu tlah berlalu dan habis. Kesedihan tak akan mampu mengembalikannya lagi, keresahan tak akan sanggup memperbaikinya kembali, kegundahan tidak akan mampu merubahnya menjadi terang, dan kegalauan tidak akan dapat menghidupkannya kembali, karena ia memang sudah tidak ada.

Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam. Selamatkan diri Anda dari bayangan masa lalu! Apakah Anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu, matahari ke tempatnya terbit, seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata? Ingatlah, keterikatan Anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yg tlh terjadi padanya, keterbakaran emosi jiwa Anda oleh api panasnya, dan kedekatan jiwa Anda pada pintunya, adalah kondisi yg sgt naif, ironis, memprihatinkan, dan sekaligus menakutkan.

Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, dan menyia2kan waktu yg sangat berharga. Dalam al-Qur'an, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum dan apa saja yg tlah mereka lakukan. Allah selalu mengatakan, "Itu adalah umat yang lalu." Begitulah, ketika suatu perkara habis, maka selesai pula urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman dan memutar kembali roda sejarah.

Orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tak ubahnya org yg menumbuk tepung, atau yg menggergaji serbuk kayu.

Syahdan, nenek moyang kita dahulu sll mengingatkan orang yg meratapi masa lalunya demikian, "Janganlah engkau mengeluarkan mayat-mayat itu dari kuburnya." Dan konon, kata orang yg mengerti bahasa binatang, sekawanan binatang sering bertanya kepada seekor keledai begini, "Mengapa engkau tidak menarik gerobak?"
"Aku benci khayalan," jawab keledai.

Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan oleh masa lalu. Itu, sama halnya dg kita mengabaikan istana2 yg indah dg sibuk meratapi puing2 yg telah lapuk. Padahal, betapapun seluruh manusia dan jin bersatu utk mengembalikan semua hal yg tlah berlalu, niscaya mereka tdk akan pernah mampu. Sebab, yg demikian itu sdh mustahil pada asalnya.

Orang yg berpikiran jernih tdk akan pernah melihat dan sedikitpun menoleh ke belakang. Pasalnya, angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan berjalan ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka itu, janganlah pernah melawan sunnah kehidupan!

:)
Dikutip dari: Buku La Tahzan Karya Fenomenal DR. Aidh al-Qarni

Assalamualaikum beautiful :')

Selasa, 30 Juli 2013

Hadapi Hidup ini Apa Adanya!

Kondisi di dunia ini penuh dg kenikmatan, banyak pilihan, penuh rupa, dan warna. Semua itu bercampur baur dengan kecemasan dan kesulitan hidup. Dan, Anda adalah bagian dari dunia yang berada dalam kesukaran.

Anda tidak akan pernah menjumpai seorang ayah, isteri, kawan, sahabat, tempat tinggal, atau pekerjaan yang padanya tdk terdapat sesuatu yg menyulitkan. Bahkan, kadangkala justru setiap hal itu terdapat ssuatu yg buruk & tdk anda sukai. Maka dari itu, padamkanlah panasnya keburukan di setiap hal itu dengan dinginnya kebaikan yg ada padanya. Itu kalau Anda mau selamat dengan adil & bijaksana. Pasalnya, dimanapun setiap luka pasti ada harganya.

Allah menghendaki dunia ini sbg tempat bertemunya dua hal yg slg berlawanan, dua jenis yg slg bertolak belakang, dua kubu yg saling berseberangan, dan dua pendapat yg slg berseberangan. Yakni, yg baik dg yg buruk, kebaikan dg kerusakan, kebahagiaan dg kesedihan. Dan setelah itu Allah mengumpulkan semua yg baik, kebagusan, dan keindahan itu di surga. Adapun yg buruk, kerusakan, dan kesedihan akan dikumpulkan di neraka.

Maka jalanilah hidup ini sesuai dg kenyataan yg ada. Jangan larut dlm khayalan. Dan jgnpernah menerawang ke alam imajinasi. Hadapi hidup ini dg apa adanya; kendalikan jiwa anda utk dpt menerima & menikmatinya! Bagaimanapun, tdk mungkin semua semua teman tulus kpd Anda dan semua perkara sempurna di mata Anda. Sebab, ketulusan dan kesempurnaan itu ciri dan sifat kehidupan di dunia.

Bahkan isteri anda pun tak akan pernah sempurna di mata anda. Maka kata hadist: "Janganlah seorang mukmin mencela seorang mukminah, sebab jika dia tidak suka pada salah satu kekurangannya maka dia bisa menerima kebaikannya yang lain."

Adalah seyogyanya bila kita merapatkan barisan, menyatukan langkah, saling memaafkan, dan berdamai kembali, mengambil hal2 yg mudah yg kita lakukan, meninggalkan hal2 yg menyulitkan, menutup mata dr bbrpa hal utk saat2 tertentu, meluruskan langkah, dang mengesampingkan berbagai hal2 yg mengganggu.

:)
Dikutip dari: Buku La Tahzan Karya Fenomenal DR. Aidh al-Qarni

Assalamualaikum beautiful :')

Kamis, 11 Juli 2013

Marhaban yaa Ramadhan ♡

Assalamualaykum beautiful...  :')

Hari ini bertepatan dengan tanggal 3 Ramadhan 1434 H. Alhamdulillah kita bs bertemu lg dengan bulan suci penuh rahmat, ampunan, dan maghfirah ini.
Alhamdulillah lagi diberikan rejeki yg tak henti2nya yaitu rejeki sehat, rejeki iman, rejeki islam, rejeki bahagia, rejeki buat jasmani juga.. dan rejeki buat ngepost lagi hehe.. alhamdulillah.

Hari ini saya lg gak da kerjaan.. sebenarnya ada sih. Beres2 rumah, bersih2 rumah, nyuci, dll lah (sok jd ibu RT gitu ya) gak pp lah kan latian.. hihii.
Pagi ini dingin banget jd nya pengen narik selimut gituu. Manjaan diri di kasur..Dan memikirkan indahnya jalan yg tlah d berikan Allah utk ku tu gakan ada habisnya. Pkoknya always say alhamdulillah ya Allah.

Oh iyaa.. pengen sedikit pamer boleh ya..sekarang sy sdh sah jadi sarjana farmasi. Disahkan tanggal 11 Mei 2013 kemaren.. jadi nama saya sekarang jadi Hayatun Nisa, S. Farm
Siapa sih yg gak senang akhirnya sdh bs memakai baju  toga kebanggaan tiap mahasiswa :)
Sekarang sy sdh back to Kampoeng kelahiran dan sdh say good bye kota Banjarbaru dan seisinya (hikss..)
Jadi sekarang sy sah juga jd pengacara (baca: pengangguran byk acara). Hehehehe
Ntah kenapa sy lebih memutuskan utk istirahat dulu drpd melanjutkan kuliah umum utk melanjutkan profesi apoteker. Sangat sangat sangat di didukung juga oleh calon suami utk tdk kuliah dulu apalgi sekolah ke seberang pulau meninggalkan pulau kalimantan.
Semoga nnti ada rejeki & niat melanjutkan kuliah profesi lg di kalimantan.

Planning utk bulan2 ke depan sih lbh fokus membenahi diri dulu menyiapkan diri utk mjd istri & ibu RT yg baik. Baik dimata Allah, di mata suami, dan di mata keluarga. Aamin ya rabb..

Bulan ini bulan juli ya.. bbrpa hari yg lalu tepat tgl 9 Juli  sy merayakan milad saya yg ke 23 hehe.. gak trasa diri ini semakin menua. Oh tidaaak....! (menua itu mimpi buruk gak sihh?) Haha takut bgt keriput, melar, & flek hitam..
Sebenarnya yg harus ditakuti itu bukan menua yg berefek ke fisik yaa.. tp ke rohani. Apakah kita sdh bs lebih memperbaiki diri dari umur2 sebelumnya. Apakah bisa membahagiakan org2 tercinta, apakah planning2 panjang sdh tercapai/belum?
Semoga kita termasuk hamba2-Nya yg sll di berkahi kehidupannya  & mendapat hidayah inayah-Nya. Aamiin..

Mmh sampai di sini dulu yaa.. corat coret otak atik touch screen nya.. pengen narik selimut lg. Hihiiiy.. :*
Assalamualaykum  warrahmatullahi wabarakatuh beautiful ;)